Blogs » Entertainment » Breaking News di Web dan TV

Breaking News di Web dan TV

  • Setiap kali kita mendengar istilah "Breaking News", perasaan terdesak menghantam otak kita. Tiba-tiba kami mulai lebih memperhatikan. Ini bukan hal yang aneh bagi otak manusia.

    Otak kita merespons hal-hal atau peristiwa yang tidak biasa dengan kecepatan yang lebih cepat dibandingkan dengan peristiwa normal. Media visual dan cetak mencoba memanfaatkan yang terbaik dari dua kata ini terutama untuk menarik perhatian pemirsa.

    Salah satu sumber utama berita semacam itu adalah saluran TV. Saluran TV adalah media visual terkemuka untuk mengumumkan berita semacam itu dari waktu ke waktu. Kebanyakan, berita-berita ini muncul dalam gulungan ketika berita tersebut tidak ditayangkan.

    Selama jam berita kaltim, di samping gulungan siaran berita sebagai berita terbaru juga diberikan lebih banyak waktu dan pelaporan terperinci. Namun, beberapa saluran TV membesar-besarkan pentingnya sebuah berita dan meliput berita yang kurang penting sebagai berita terbaru. Pada saat tidak ada yang spesial untuk ditayangkan, beberapa saluran TV menayangkan acara atau cerita umum sebagai berita terbaru hanya untuk menarik perhatian pemirsa.

    Strategi ini mungkin berhasil untuk mereka dalam jangka pendek, tetapi dalam jangka panjang hampir pasti bahwa mereka akan kehilangan penayangan. Ini akan terjadi karena mereka menyontek pemirsa dengan meliput acara yang kurang penting yang diberi label sebagai berita terbaru.

    Ada juga banyak situs web daring yang menawarkan berita semacam itu. Tapi, bisakah Anda mempercayai keaslian berita yang disediakan oleh situs-situs tersebut? Tentunya, Anda tidak bisa mempercayai mereka semua. Hanya situs terkenal yang menawarkan cerita nyata dan informatif. Jadi, Anda perlu mengetahui ciri-ciri situs berita ternama agar mendapatkan berita yang informatif.

    Ada juga situs web yang mungkin menawarkan berita nyata dan informatif tetapi kurang baik dalam hal memilih berita yang tepat untuk diliput sebagai berita terbaru. Situs web ini menganggap hampir semua berita sebagai berita terbaru dan dengan demikian membingungkan pengunjung.

    Pada satu titik, ternyata menjadi tugas yang menakutkan bagi situs web untuk menarik perhatian pengunjung terhadap berita penting. Ini terjadi ketika para pengunjung berpikir bahwa mereka ditipu dan ditawarkan berita umum secara berlebihan. Dengan cara ini, situs web kehilangan pengunjung.

    Jadi, baik saluran televisi maupun situs web harus bijaksana dalam hal menyiarkan berita. Mereka tidak boleh salah menafsirkan beratnya berita dan membingungkan pengunjung.

    Padahal, narasumber ini harus berkonsentrasi pada penyampaian berita yang informatif dan hanya mengistilahkan berita penting sebagai "Breaking News". Jika media bertindak secara profesional maka tujuan akhir penyampaian informasi kepada massa dapat tercapai.